lz_pro_01

berita

Bersatu dengan tekad yang teguh, kita akan melewati kesulitan bersama-sama! DFLZM segera mengerahkan konvoi yang penuh kepedulian untuk memberikan bantuan sepenuh hati ke Hengzhou dan Guigang.

Saat Topan Maysak menerjang, topan itu membawa hujan deras selama berhari-hari. Banjir melanda seluruh wilayah Guangxi, sungai-sungai di banyak daerah melebihi batas peringatan, dan puluhan ribu orang dievakuasi secara mendesak.

Menyusul bencana tersebut, Dongfeng Liuzhou Motor Co., Ltd. (DFLZMM) melangkah maju dengan rasa tanggung jawab yang kuat, dengan cepat memobilisasi dealer Forthing di Nanning dan Liuzhou untuk meluncurkan inisiatif kepedulian khusus “Bersatu Melewati Badai”, memberikan dukungan penuh mulai dari koordinasi material hingga pengiriman armada.

Pasukan dari kedua kota tersebut dengan cepat berkumpul, secara tepat menargetkan daerah-daerah yang terkena dampak parah di Waduk Liulan di Hengzhou dan Qintang di Guigang. Mereka segera mendapatkan perbekalan kebutuhan hidup darurat dan membentuk konvoi bantuan kemanusiaan.

Menerobos hujan lebat dan menantang bahaya banjir, mereka dengan teguh terjun ke garis depan penanggulangan bencana, menyampaikan kehangatan merek melalui tindakan nyata, memenuhi tanggung jawab sosial dengan aspirasi awal mereka, dan membangun penghalang pelindung yang hangat bagi komunitas yang terkena dampak.

berita (1)

Dengan situasi banjir yang kritis, rasa empati menjadi prioritas utama. Para pedagang Forthing di Nanning dan Liuzhou segera memulai pengadaan pasokan darurat dalam semalam, berdasarkan daftar barang-barang yang sangat dibutuhkan yang diberikan oleh garda terdepan zona bencana.

Para staf dengan teliti memilih persediaan penting seperti bubur delapan bahan makanan, roti, air minum, mi instan, dan susu, dengan hati-hati menyiapkan setiap porsi bahan makanan tanpa mengabaikan kebutuhan sehari-hari apa pun. Melalui persiapan yang efisien dan terperinci, mereka mengumpulkan niat baik dari kedua kota untuk mengamankan kebutuhan hidup dasar masyarakat yang terdampak, menyampaikan kehangatan yang mendalam melalui bantuan yang penuh perhatian ini.

berita (2)
berita (3)

Tumpukan perlengkapan pertolongan membawa kepedulian dan perhatian yang mendalam. Para staf bekerja secara terpisah dan bekerja sama secara diam-diam, dengan teliti memuat barang-barang satu per satu, menatanya dengan rapi, dan mengamankannya dengan kuat untuk mencegah kerusakan selama pengangkutan. Setiap gerakan membungkuk dan setiap pengangkatan adalah isyarat perlindungan yang paling sederhana namun paling ampuh bagi mereka yang berada di daerah bencana — lembut namun kuat.

berita (4)
berita (5)
berita (6)
berita (7)
berita (9)
berita (10)
berita (8)

Satu barang saja dapat menghangatkan hati, satu label dapat menyampaikan kepedulian. Untuk memastikan niat baik tersebut tersampaikan dengan jelas, staf dengan cermat menempelkan label khusus "Persediaan Kepedulian" pada bahan-bahan bantuan tersebut.

Label-label kecil ini merupakan bukti kepedulian, manifestasi tanggung jawab, dan yang lebih penting lagi, aspirasi tulus masyarakat Forthing untuk bersatu dan saling membantu.

Kata-kata sederhana itu membawa niat baik yang membara, memberikan kehangatan tersendiri pada setiap barang bantuan dan memberi tahu orang-orang yang terdampak bahwa selalu ada orang yang bergegas membantu mereka.

Setiap kendaraan dan setiap barang mencerminkan kasih sayang yang mendalam, setiap kata dan tindakan menunjukkan komitmen. Para staf dengan teliti menempelkan slogan-slogan bantuan pada kendaraan-kendaraan tersebut. Spanduk-spanduk merah cerah itu tampak mencolok, memberikan misi baru pada kendaraan-kendaraan biasa dan mengubah setiap kendaraan penyelamat menjadi spanduk belas kasih yang bergerak.

Konvoi yang telah disiapkan sepenuhnya, sarat dengan harapan dan memikul tanggung jawab merek serta kehangatan dua kota, berdiri siap dan menunggu perintah untuk menuju garis depan bantuan banjir.

Menjawab misi dengan aspirasi awal, melindungi tanah air dengan penuh semangat. Di tengah badai, setiap orang adalah penjaga.

Dalam perjalanan menuju zona bencana, air banjir tetap tinggi dan hujan deras terus berlanjut, menciptakan kondisi berbahaya untuk perjalanan.

Meskipun cuaca sangat ekstrem, konvoi bantuan terus maju tanpa ragu-ragu, bertekad untuk mengirimkan pasokan penting secepat mungkin.

berita (11)
berita (12)
berita (13)

Tim bantuan gabungan dua kota Forthing berhasil mencapai daerah yang terdampak di Waduk Liulan di Hengzhou dan Qintang di Guigang.

Persediaan diserahkan kepada pihak berwenang setempat tanpa memerlukan dokumentasi formal. "Ambil saja," kata tim tersebut. "Kami di sini untuk membantu."

Setelah menyelesaikan pengiriman, tim segera pergi untuk menghindari gangguan terhadap operasi penyelamatan yang sedang berlangsung.

Perjalanan pulang pergi memakan waktu hampir enam jam dalam kondisi yang sulit — namun tidak seorang pun mengeluh kelelahan. Dedikasi mereka yang tenang mencerminkan komitmen Forthing terhadap ketahanan komunitas.


Waktu posting: 14 Juli 2026